Beranda » Movies-TV »

Serial TV Terbanyak Dibajak di Tahun 2020: The Mandalorian

Serial The Mandalorian dari Disney+ memang cukup sukses di pasaran. Memanfaatkan latar belakang cerita Star Wars, cukup mudah bagi serial ini untuk dicintai jutaan orang di seluruh dunia. Halk ini juga tercermin dalam laporan TorrentFreak. Di sana, The Mandalorian berhasil mendapat predikat sebagai acara TV paling banyak dibajak di tahun 2020.

Dulunya, penyandang titel ini (terbanyak dibajak) adalah serial Game of Thrones dari HBO. Namun, karena seri tersebut telah berakhir, raja baru pindah kepada The Mandalorian. The Mandalorian sendiri sebenarnya berada di posisi ketiga di tahun 2019, dan berlangsung cukup sukses sehingga mendorong banyak orang untuk mengikutinya di musim keduanya (yang kini pun sudah berakhir).

Meskipun demikian, fakta bahwa serial ini sangat banyak dibajak tidak terlalu mengejutkan. Mirip dengan Game of Thrones, The Mandalorian memerlukan langganan layanan streaming, yang dalam hal ini adalah Disney+. Layanan Disney+ sendiri masih belum tersedia di seluruh dunia. sehingga hal ini juga menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya pembajakan.

Walau begitu, belum tentu juga pembajakan akan berkurang andaikata layanan Disney+ sudah tersedia di seluruh dunia. Masih banyak mereka yang mencari cara “kreatif” untuk bisa menyaksikan serial tersebut tanpa harus membayar. The Mandalorian musim ketiga sendiri rencananya akan ditayangkan pada 2021 mendatang.

Sumber:
TorrentFreak

Tags:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

#ads #AMD #AMD-ryzen #Android #Apple #baterai #Blackberry #browser #Chrome #cloud #dropbox #end of life #Facebook #facebook timeline #firefox #FOSS #GNU/Linux #Google #Google-Plus #gratisan #green technology #hacked #IM #instagram #Intel #iOS #iPhone #iPhone 5 #LG #malware #Metro #Microsoft #mobile-site #Motorola #Nokia #Samsung #Samsung Galaxy #SERP #skype #Sony #SSD #storage #tablet #Twitter #Ubuntu #whatsapp #Windows8 #WindowsPhone #WordPress #youtube